+62 87-784-300-500'.
Wisata Kawah Ijen memiliki keindahan berupa kawah dengan api berwarna biru. Gunung yang memiliki ketinggian hingga 2443 meter dari atas permukaan air laut ini terletak di antara dua kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Indonesia Fenomena blue fire di kawah Ijen biasanya muncul pukul 02.00-04.00 WIB. Kobaran api biru di tengah gelapnya malam menciptakan cahaya yang begitu indah. Karena keindahannya inilah banyak wisatawan domestik ataupun dari mancanegara rela melakukan pendakian malam dan dingin demi mencapai blue fire di Kawah Ijen. Uniknya fenomena blue fire ini hanya ada dua di dunia, yakni di negara Islandia dan satu lagi ada di Kawah Ijen, Indonesia. Kawah Ijen menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Timur karena ternyata Kawah Ijen termasuk dalam danau air asam terbesar yang ada di dunia. Inilah yang menyebabkannya punya pengunjung hingga puluhan bahkan ratusan ribu orang per tahunnya. 's.
Sebelum terbentuk Kawah Ijen dahulu 300 ribu tahun hanyalah ada satu gunung besar yakni Ijen purba. Namun pada 70 ribu tahun, kata Abdillah, Gunung Ijen Purba meletus dahsyat. Sehingga memunculkan kaldera dengan diameter 15 kilometer. Tak hanya itu, muncul gunung-gunung kecil disekitar kaldera dan pinggir kaldera.Letusan Gunung Ijen purba tidak kalah menarik dengan letusan Gunung di Danau Toba. Dan hingga akhirnya memunculkan kaldera terbesar di Jawa dengan diameter 15 kilometer," Berdasarkan sejumlah literatur geologi, erupsi super eksplosif itu, melontarkan hingga sekitar 466 km material vulkanik yang dominan menuju arah utara. Erupsi eksplosif ini kemudian membuat dapur magma kosong dan mengakibatkan terjadinya amblasan sehingga membentuk depresi kaldera. Pasca erupsi eksplosif Gunung Api Ijen Purba kemudian terbentuk lah kaldera itu lantas muncul beberapa gunung api. Jumlahnya mencapai 22 gunung api. Tersebar di dinding (cincin) kaldera dan dalam kaldera yang sudah mengering. Adapun gunung api yang di dinding kaldera yakni Gunung Merapi, Suket, Jampit, Ringgih, Pawenan, serta Rante. Sementara yang di dalam kaldera diantaranya gunung Kawah Wurung, Blau, Papak, Kukusan, serta Ijen dan lainnya. Aktifnya Kawah Ijen, kata Abdillah salah satunya adalah munculnya Blue Flame di Kawah Ijen. Blue flame muncul karena tekanan gas yang berinteraksi dengan belerang. Keluarnya H2S dipermukaan dengan suhu tinggi, menimbulkan api dengan warna biru. Sehingga kemudian dijuluki dengan api biru. 's.
1. Menikmati Keindahan Blue Fire Ijen Aktivitas utama yang kerap diincar para wisatawan adalah fenomena blue fire Ijen. Faktanya, fenomena api biru ini sangat langka, hanya bisa ditemukan di Indonesia dan Islandia. Bagi kamu yang belum mengetahui apa itu blue fire. Fenomena ini merupakan reaksi gas yang keluar dari gunung belerang kemudian bercampur dengan oksigen, lantas memperlihatkan bentuk seperti lidah api berwarna biru. Kamu bisa melihat blue fire ketika musim kemarau, yaitu pada Juli hingga September sehingga api biru yang ditampilkan lebih jelas dan besar. Saat musim kemarau, jalur pendakian juga cenderung berpasir kering sehingga tidak licin. Untuk melihat blue fire, kau disarankan berangkat mendaki pukul 01.00 pagi untuk menempuh perjalanan sekitar 2 jam. Ingat ya, blue fire Ijen mulai mengecil menjelang pukul 05.00. 2. Menikmati Sunrise Di Kawah Ijen Tidak hanya blue fire yang dapat kamu nikmati, kamu juga bisa melihat ketika sunrise muncul di sekitar Kawah Ijen. Jika kamu ingin mencari waktu terbaik melihat sunrise, datang pada bulan Agustus, karena pada saat itu posisi matahari tampak lebih jelas. Jadi kamu bisa melihat blue fire dengan mendaki pada pukul 1 pagi dan sampai di lokasi kamu juga bisa menunggu matahari terbit. Perkiraan waktu sunrise di puncak kawah Ijen yaitu pukul pukul 05.30. Pastikan kamu membawa perbekalan cukup dan melakukan pemanasan sebelum mendaki. 3. Pemandangan Bunga Edelweis Dan Pohon Cemara Tempat wisata ini juga menyediakan jalur pendakian yang membuat kamu merasa terpesona dengan pemandangan alamnya. Sepanjang jalurnya, kamu akan melihat keindahan Bunga Edelweis dan juga pohon cemara. Para pengunjung juga disarankan untuk tidak memetik tanaman secara sembarangan pada sepanjang jalur pendakian. Terdapat hamparan pohon Manisrejo yang membuat pemandangan sekitar lereng kawah semakin cantik karena daun yang berwarna kemerahan. 's.
Untuk tiket masuk wisata Kawah Ijen ini, harus membayar tiket masuk seharga Rp5.000 saja pada saat hari biasa atau hari Senin-Jumat. Sedangkan untuk hari Sabtu-Minggu, tarif masuknya adalah Rp7.500. Harga tiket masuk tersebut adalah harga untuk wisatawan lokal atau orang Indonesia, tapi untuk turis asing atau mancanegara, maka harga tiketnya menjadi Rp100.000 untuk hari biasa dan Rp150.000 untuk hari Sabtu-Minggu 's.
'
Retreat Center ini berada di antara Kota Medan serta Berastagi, di Desa Sukamakmur Kec.Sibolangit Deliserdang Sumatera Utara. Wisa...
"Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis mauris ex, gravida ut leo eu, rhoncus porta orci. Fusce vitae rutrum nulla."Joe Smith, CEO of Cubix
"Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis mauris ex, gravida ut leo eu, rhoncus porta orci. Fusce vitae rutrum nulla."Lisa Jones, Freelance Web Developer
"Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis mauris ex, gravida ut leo eu, rhoncus porta orci. Fusce vitae rutrum nulla."Ryan Waltz, Front-End Developer